Pernahkah kamu memperhatikan ada kotak kecil berwarna di bagian bawah atau ujung pasta gigi? Warna tersebut bisa merah, hijau, biru, bahkan hitam. Banyak orang percaya bahwa warna itu menunjukkan kandungan bahan dalam pasta gigi misalnya hijau untuk bahan alami, biru untuk campuran obat, dan hitam untuk bahan kimia. Tapi, apakah benar demikian? Yuk, kita kupas faktanya!
Asal Usul Munculnya Warna di Ujung Pasta Gigi
Kotak kecil berwarna di ujung pasta gigi bukanlah kode rahasia yang menandakan kandungan bahan di dalamnya. Faktanya, tanda itu disebut “eye mark” atau “color mark”, dan digunakan oleh mesin produksi untuk membantu proses pemotongan dan pengemasan.
Saat pasta gigi diproduksi secara massal, tabung plastik panjang diisi pasta, lalu dipotong dan disegel menjadi satuan kemasan. Nah, warna tersebut berfungsi sebagai penanda optik agar sensor mesin tahu di mana harus memotong tabung secara tepat. Jadi, warnanya sama sekali tidak berhubungan dengan isi atau komposisi bahan.
Mengapa Warnanya Bisa Berbeda-beda?
Beda warna bukan berarti beda bahan. Warna-warna seperti hitam, biru, merah, atau hijau hanya dipilih agar kontras dengan warna tabung pasta gigi itu sendiri, sehingga sensor mesin bisa membacanya dengan akurat.
Misalnya, jika kemasan pasta gigi berwarna putih, maka digunakan tanda berwarna gelap seperti hitam atau biru. Jika kemasan berwarna gelap, maka digunakan tanda berwarna terang seperti putih atau hijau muda. Dengan kata lain, fungsi warna ini murni teknis, bukan informatif bagi konsumen.
Dari Mana Asal Mitosnya?
Mitos bahwa warna ujung pasta gigi menunjukkan bahan alami atau kimia sebenarnya berasal dari berita viral dan unggahan media sosial beberapa tahun lalu, banyak postingan menyebut:
- Hijau = bahan alami
- Biru = bahan alami + obat
- Merah = bahan alami + bahan kimia
- Hitam = bahan kimia sepenuhnya
Namun, informasi tersebut tidak memiliki dasar ilmiah atau bukti dari produsen resmi. Perusahaan pasta gigi besar seperti Colgate, Pepsodent, dan Sensodyne telah menegaskan bahwa tanda warna tersebut hanya untuk kebutuhan produksi mesin, bukan untuk konsumen.
Lalu, Bagaimana Mengetahui Kandungan Pasta Gigi yang Sebenarnya?
Jika kamu ingin tahu bahan yang terkandung di dalam pasta gigi, jangan lihat warna di ujungnya, tapi bacalah label komposisi pada kemasan. Biasanya, bahan utama pasta gigi meliputi:
- Fluoride, untuk mencegah gigi berlubang.
- Abrasive agent seperti silika, untuk membersihkan noda gigi.
- Humektan, agar pasta tetap lembab.
- Detergen ringan seperti sodium lauryl sulfate, untuk menghasilkan busa.
- Perisa dan pewarna, untuk memberi rasa dan tampilan menarik.
Beberapa produk juga menambahkan ekstrak herbal alami seperti daun sirih, arang aktif, atau garam laut dan semua informasi itu tercantum jelas di bagian belakang kemasan.
Jadi, warna ujung pada pasta gigi tidak menunjukkan kandungan bahan sama sekali. Tanda itu hanyalah penanda sensor mesin pabrik, bukan kode rahasia atau petunjuk bahan kimia. Jika kamu ingin memastikan apakah pasta gigimu mengandung bahan alami atau tidak, cukup baca label komposisinya bukan mempercayai mitos yang beredar di internet.

